Skip to main content

Perbedaan Cinta dan Sayang

Ada yang bilang cinta egois, sayang tidak; cinta hanya untuk satu orang, sayang bisa dibagi-bagi. Demikian kata orang tentang perbedaan cinta dan sayang.

Pendapat lainnya: Cinta adalah perasaan untuk kekasih — pacar atau pasangan hidup — sedangkan sayang ditujukan bagi sahabat dan keluarga. Kau pasti sudah sering mendengar pendapat semacam itu.

Di Internet sering kutemukan netter yang ngomong begitu. Ada juga bloger, seorang mahasiswa — tidak usah kusebut siapa, karena kurang etis — yang bahkan bikin puisi di weblognya bahwa cinta itu memang berbeda dengan sayang.

Di tempat lain kutemukan kutipan ini: Rasa ’sayang’ lebih dalam daripada ‘cinta’, ’sayang’ tidak mudah berubah, ’sayang’ membuatmu berkorban dan rela menderita demi orang yang kausayangi, ‘cinta’ ingin memiliki namun ’sayang’ tidak….

Bagiku ini salah, perbedaan cinta dan sayang itu bisa menjadi masalah. Ini masalah bahasa; bahasa Indonesia yang harus kita jaga supaya tidak “berselingkuh” maknanya. Betapa penutur bahasa nasional kita, yang justru banyak dari mereka adalah kaum terpelajar di kota-kota dan fasih mengakses Internet, tidak bisa memahami dua kata yang begitu familiar: cinta dan sayang. Bahkan sampai dirusak lewat puisi.

Padahal dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang resmi dibuat pemerintah tidak pernah disebutkan kedua kata itu berbeda makna. Di kamus tertulis arti sayang: kasih, cinta. Demikian juga cinta: menaruh kasih sayang, menyukai. Tapi bagaimana mulanya sampai-sampai banyak kaum sekolahan yang mendefinisikan cinta dan sayang tidak serupa? Aku tak pernah tahu.

Oi, kawan, jangan terlalu serius. Santai sajalah. Mari kita bermain-main dengan makna sayang dan cinta sesuai versi mereka itu. Seandainya benar bahwa cinta ingin memiliki, lantas bagaimana jadinya arti kalimat ini, “Tuhan, aku mencintai-Mu.” Apakah aku ingin memiliki Tuhan? Gak bakal gila, lagi! Bagaimana pula bila benar cinta itu penuh nafsu sedangkan sayang tidak, apakah aku ingin memerkosa Tuhan dengan berkata, “Tuhan, aku mencintai-Mu”? Enak sekali, bah!

Bahasa Indonesia memang kaya. Banyak kata yang bersinonim, termasuk kata-kata bersayap yang sering membingungkan seperti dalam kasus perbedaan cinta dan sayang ini.

Dalam berbagai kasus, bahasa Inggris terasa lebih tegas. Orang bule menyebut cinta pada ibunya, cinta pada pacarnya, cinta pada temannya, cinta pada presidennya, dengan kata yang sama: I love you. Kita di Indonesia mesti mengubahnya: Aku sayang sama ibu; Gue cinta banget sama lo; Aku sayang padamu, sobat; Saya menghormati Bapak Presiden.

Comments

Popular posts from this blog

Memunculkan HTML tag pada Posting-an

Pasti Anda bingung pada ketika posting HTML tag di blog Anda, yang muncul bukan code-nya melainkan hasil dari code HTML-nya. Itulah yang pernah saya alami saat memunculkan kode HTML di postingan blog. Berikut langkah mengatasi permasalahan ini: Caranya cukup mudah, Encode saja code HTML di situs dibawah ini * http://centricle.com/tools/html-entities/ Paste HTML tag yang akan diposting lalu klik tombol "Encode", akan muncul hasil Encode dari HTML tag. Copy hasil Encode tersebut lalu posting di Blog Anda. Semogo artikel ini bermanfaat buat para blogger. -Salam-

Evening

Sebuah drama yang mengungkapkan kisah cinta di masa lalu dan emosi masa kini Ann Grant serta kedua putrinya, Constance dan Nina. Saat Ann terbaring sekarat, ia mengingat kembali dan mengisahkan kepada kedua putrinya masa-masa terindah dalam hidupnya di tahun 1950an, saat ia masih muda. Harris adalah pria dimasa itu dan tak pernah ia lupakan.

"OpenAI: Memimpin Inovasi dan Pengembangan Kecerdasan Buatan untuk Masa Depan"

OpenAI adalah perusahaan riset dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang didirikan pada tahun 2015 oleh sekelompok ilmuwan terkemuka seperti Elon Musk, Sam Altman, dan Greg Brockman. Tujuan utama dari OpenAI adalah untuk membangun kecerdasan buatan yang aman dan berguna untuk semua orang OpenAI telah mencapai beberapa tonggak sejarah dalam pengembangan AI. Salah satu prestasi terbesarnya adalah pengembangan model bahasa alami GPT (Generative Pre-trained Transformer) yang sudah mencapai seri ke-3, GPT-3. Model ini memungkinkan AI untuk menghasilkan teks dengan kualitas yang sangat baik, hampir menyerupai tulisan manusia. GPT-3 telah digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk chatbot, pengecekan tata bahasa, dan bahkan pembuatan kode otomatis. Selain GPT-3, OpenAI juga terlibat dalam pengembangan teknologi lain seperti reinforcement learning, computer vision, dan robotics. Salah satu proyek terbarunya adalah DALL-E, yaitu sebuah model AI yang dapat menghasilkan gambar dari deskripsi ...